
Pariaman, Scientia– Sebanyak 427 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar yang akan melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Praktek Lapangan Konseling Pendidikan di Sekolah (PLKP-S), dan Praktek Kerja Lapangan Manajemen (PKLM) mengikuti orientasi atau pembekalan secara Daring. Pemberian materi pembelakan dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Kamis, (27/8)
Wakil Rektor (Warek) 1 bidang akademik dan kelembagaan, Ridwal Trisoni mengatakan, di tengah suasana pandemi Covid-19, guru ditantang harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan Abad ke 21 atau Revolusi 4.0. Guru diharuskan mampu memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran.
“Pembelajaran Daring adalah sebuah keharusan, meskipun tidak dalam situasi Covid-19. Program kampus merdeka belajar sebenarnya telah mengharuskan mahasiswa untuk belajar secara daring,” ujar Ridwal saat membuka kegiatan pembekalan.
Menurutnya, sebagai calon guru, mahasiswa harus memiliki empat kompentensi yaitu kompetensi pedagogik, personal, sosial dan profesional. Semua itu merupakan syarat bagi seseorang yang dikatakan sebagai guru.
Sementara, Kepala Labor FTIK, Artha Nesa Chandra mengatakan, semua mahasiswa FTIK yang akan melaksanakan PPL, PLKP-S dan PKLM ditempatkan di 45 sekolah. Beberapa sekolah ada yang melaksanakan pembelajaran tatap muka dan ada yang secara Daring.
“Meskipun ada sekolah yang belajar daring, namun mahasiswa tetap pergi ke sekolah untuk berkoordinasi dengan pamongnya,” ujar Nesa di Ruang Zoom.
Dia juga mengatakan, Sebelum mendatangi sekolah tempat PPL, mahasiswa harus melakukan Rapid test atau tes Swab. Dia juga berharap maahasiswa dapat mengikuti kegiatan pembekalan dengan sebaik-baiknya.(YRP)

Tinggalkan Balasan