Pemerintah Kota Payakumbuh Apresiasi Inovasi Ponpes SIH di Tengah Pandemi Covid-19

 Payakumbuh, Scientia – Staf Ahli Walikota Payakumbuh Bidang Kemasyarakatan dan SDM,  Syahril menjadi Inspektur dalam  upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Sekh Ibrahim Harun (SIH) Payakumbuh, Kamis (22/10). Dalam upacara tersebut, Syahril memberikan apresiasi terhadap santri yang mampu memproduksi hand sanitizer serta sabun cair di tempat mereka menimba ilmu.

“Kita akan sampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk memakai produksi Ponpes SIH. Tinggal lagi, kesiapan Ponpes untuk memacu produksi. Ini sebuah peluang usaha yang cukup mumpuni di tengah pandemi Covid-19,” kata Syahril.

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 bagi Ponpes SIH, bukan sekedar menggelar acara ceremonial belaka, namun sekaligus memperkenalkan produksi santri di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pimpinan Pondok Pesantren Sekh Ibrahim Harun, Zunizar Ibrahim didampingi Wakil Kesiswaan Junaidi Riko Putra, menginformasikan, Jumat (23/10), bahwa produksi siswa yang diluncurkan pada acara Hari Santri Nasional tersebut berupa produksi sabun dan hand sanitizer sejak dua bulan lalu. Hingga sekarang sudah mampu memproduksi 400 botol hand sanitizer ukuran 30 ml.

Menurut Junaidi, 75 persen produksi ini dipakai buat kebutuhan internal, guru dan santri. Seluruh siswa sudah memiliki hand sanitizer, dalam upaya pencegahan covid-19.

Pimpinan Ponpes SIH bersama Kakankemenag berharap, agar siswa dapat meningkatkan produksi. Untuk pemasaran sudah  difasilitasi pihak Kantor Kemenag dan Dinas P3AP2KB Payakumbuh. Malahan, pihak P3AP2KB sudah membawa dan memperkenalkan hand sanitizer santri ini ke Jambore Ajang Kreatifitas Generasi Berencana Tingkat Sumbar di Padang, secara virtual, 20-28 Oktober 2020.

Upacara Hari Santri ini, selain dihadiri seluruh santri dari seluruh Ponpes, juga dihadiri Kakankemenag Ramza Husmen dan jajarannya, Camat Payakumbuh Timur, Irwan Suwandi dan pimpinan Ponpes di Payakumbuh. Upacara berjalan lancar, tertib dan aman dengan penerapan protokol kesehatan.


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *