Pemilik Lawang Park: Perhatian Kepala Daerah untuk Pariwisata Rendah

Seorang wisatawan sedang bermain paralayang di Lawang Park, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. [Foto:Pixabay/ihsanadity]
Seorang wisatawan sedang bermain paralayang di Lawang Park, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. [Foto:Pixabay/ihsanadity]
Padang, Scientia – Pegiat pariwisata sekaligus owner Lawang Park, M Zuhrizul optimis wisata Sumatera Barat akan mampu pulih dari terpaan pandemi Covid-19. Hanya saja, ia meminta agar kepala daerah memberikan perhatian khusus untuk sektor yang telah mengharumkan nama Sumbar di kancah internasional ini.

Zuhrizul mengatakan, hampir semua kepala daerah di Sumbar membicarakan pariwisata dalam visi dan misinya saat pemilihan. Sayangnya, tidak ada tindakan nyata untuk pariwisata saat mereka menjabat.

“Saya optimis pengelolaan dunia pariwisata Sumbar akan lebih baik ke depan. Tapi ini membutuhkan keseriusan kepala daerah terpilih memperlihatkan kepeduliannya pada pariwisata yang dibuktikan dengan kebijakan yang dilahirkan,” harap Zuhrizul dalam diskusi bertajuk ‘Strategi Booming Pariwisata Sumbar di Masa Pandemi’ di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Sabtu (13/2).

M Zuhrizul meminta pemerintah tegas dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat, khususnya di sektor pariwisata. {Foto: Ist]
M Zuhrizul meminta pemerintah tegas dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat, khususnya di sektor pariwisata. {Foto: Ist]

Pandemi Covid-19 yang kini belum mereda membuat peran pemerintah dalam mewujudkan kepariwisataan yang aman dan nyaman makin dibutuhkan. Zuhrizul menekankan agar regulasi penerapan protokol kesehatan dapat dijalankan dengan sungguh-sungguh. Dalam penerapannya objek-objek pariwisata yang tidak mematuhi aturan, bila perlu tutup saja karena akan berpotensi merusak image pariwisata Sumbar secara keseluruhan.

“Silah Pak Kadis Pariwisata, kalau Lawang Park dinilai melanggar aturan, tutup saja. Dari pada image secara keseluruhan pariwisata Sumbar rusak di mata wisatawan dunia,” ungkapnya. (cw01)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *