Pemkab Asahan: Penularan Covid Masih Terjadi

Jubir Satgas Covid Kabupaten Asahan Rahmad Hidayat Siregar. [Scientia/Hamdan Rangkuti]
Jubir Satgas Covid Kabupaten Asahan Rahmad Hidayat Siregar. [Scientia/Hamdan Rangkuti]
Asahan, Scientia – Pemerintah Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara terus mengingatkan masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan menghadapi covid-19. Tak tanggung-tanggung, pemerintah secara tegas menyatakan bahwa penularan pandemi ini pun masih terjadi.

Hingga Senin (1/2) masih terdapat penambahan kasus positif covid-19 dimana ditemukan 2 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus covid-19 di Asahan saat ini mencapai 538 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Melihat peningkatan kasus Covid dari hari ke hari, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Asahan Rahmad Hidayat sesuai pesan Bupati Asahan saat rapat koordinasi di Posko Satgas Covid Kabupaten Asahan beberapa waktu lalu menyampaikan agar semua pihak dapat mengoptimalkan kembali penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca:

“Kita akan mengambil kebijakan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 sesuai dengan Peraturan Bupati Asahan No 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan,” sebut Hidayat menirukan pesan Bupati Asahan.

Meskipun jumlah kasus terus bertambah, harapan muncul dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh.

Pada Januari 2021, dalam sehari diketahui ada penambahan 7 sampai 4 pasien sembuh dari Covid-19.

“Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus Corona,” ujar Hidayat.

Dengan demikian total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 437 orang sejak awal pandemi. Sementara pasien meninggal masih tetap seperti periode 30-31 Januari, yakni 30 orang.

Selain kasus positif, lanjut Hidayat, diketahui pada periode 23-24 Januari 2021 ada 5 orang yang saat ini berstatus suspek terkait penularan virus Corona. Namun pada periode 30-31 Januari 2021 pasien berstatus suspek kembali normal 0 pasien. (Hans)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *