Pengurus BKMT Bukittinggi Dikukuhkan

Bukittinggi, Scientia – Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi masa jabatan 2022-2026 dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di aula Kemenag kota setempat, Kamis (30/12/2021).

Hadir Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, Ketua BMKT Provinsi Sumatera Barat Abdul Azis, Ketua BKMT Bukittinggi, Syamsul Bahri, Kepala Kemenag Bukittinggi, Kasmir dan ketua MUI Bukittinggi, Gazhali yang mewakili.

Wawako Marfendi mengapresiasi berlangsungnya pengukuhan pengurus tersebut. Kata dia, selain BKMT sebagai organisasi umat dalam menuntut ilmu keislaman juga sebagai bentuk penguatan peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah yang sesuai ajaran Islam.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi, saya sangat mendukung keberadaan BKMT ini. Kita harapkan BKMT mampu bersinergi dalam menunjang program kerja Pemko dan mewujudkan Bukittinggi yang religius,” harap dia.

Ia mengatakan, BMKT sebagai mitra pemerintah, dalam menjalankan programnya sudah seharusnya berbuat banyak terutama mendukung program Bukittinggi Hebat.

“Kita harapkan, lima tahun ke depan BKMT Kota Bukittinggi mampu melaksanakan
perannya dengan baik sekaligus bisa menjawab tantangan yang dihadapi bersama,” kata dia.

Ditempat sama, Syamsul Bahri usai pengukuhan, mengaku siap menjalankan tugasnya dengan baik. Pihaknya akan menghadirkan tausyiah-tausyiah segar sesuai ajaran Islam.

“Selain itu, kami juga bakal menjalankan berbagai program yang selama ini telah terlaksana dengan baik dan bagaimana kedepan lebih baik lagi. Hal itu, agar visi misi BKMT Bukittinggi tercapai sesuai harapan,” ujar syamsul seraya mengatakan salah satu program BKMT yang telah terlaksana diantaranya pemberian beasiswa bagi pelajar mulai dari tingkat SD hingga perguran tinggi.

Sementara, Abdul Aziz menerangkan bahwa tujuan pengukuhan pengurus BKMT adalah sebagai penguatan organisasi. Kemudian, merupakan program pendukung dari Bukittinggi Religius dan sekaligus dampaknya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

“Bukan terkait hal itu saja, BKMT juga berupaya melakukan pembentukan karakter masyarakat yang cerdas secara spiritual,” kata dia.

Ia jelaskan, BKMT merupakan lembaga pendidikan agama non formal dan senantiasa berupaya menanamkan akhlaq mulia, meningkatkan ketakwaan, pengetahuan dan kecakapan dalam mencari ridho Allah SWT.

Dikesempatan sama, Kasmir berharap kepada semua pihak, baik para ulama, cendikiawan maupun unsur birokrasi dan masyarakat hendaknya bersama-sama mendukung program BKMT.

“Sebab tanpa adanya dukungan semua pihak, BKMT Bukittinggi tidak akan maksimal menjalankan program sebagaimana yang kita harapkan,” kata dia. (aef)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *