![Foto bersama pengurus PCNU Kabupaten Solok usai pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Koto Baru.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0027.jpg)
Ketua PCNU Kabupaten Solok yang diwakili oleh Mukhtasar (penasehat), Kardinal menyampaikan, pembacaan shalawat tersebut merupakan ikhtiar atas kecintaan umat kepada Rasulullah. Setiap bacaan shalawat yang dilantunkan, akan memeberikan ketenangan bagi pembaca maupun pendengarnya.
“Pengurus dan jamaah NU Solok juga diharapkan mampu mengambil nilai-nilai dari peringatan maulid Nabi ini, dengan mencontoh kehidupan Nabi, dan mengamalkannya. Sehingga menjadi pribadi yang baik ditengah tengah Masyarakat,” ujar Kardinal.
Selain itu, Rois Syuriah PCNU Solok, Buya Fahmi Riza dan penceramah, KH. Syawal Syura juga mengatakan, tujuan di selenggarakan peringatan maulid Nabi bertujuan supaya setiap orang bisa meneladani hidup Nabi. Sekakigus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Perayaan Maulid akan Memperkuat Aqidah Iman, karena Kita bisa mengetahui perjuangan dan pengorbanan beliau saat menyebarkan agama islam,” kata Syawal.
Sementara itu, peringatan ini mendatangkan pimpinan pondok pesantren dan santri di Kabupaten Solok. Kemudian juga dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kabag Kesra Zaitul Ikhlas, Kemenag kabupaten Solok, MUI, Baznas, dan tokoh masyarakat kabupaten setempat.(Ajo)
![Foto bersama pengurus PCNU Kabupaten Solok usai pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Koto Baru.[foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211028-WA0027.jpg)
Tinggalkan Balasan