Kegiatan Promosi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender serta Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Jumat, (26/3). [foto : Scientia/Lik]

Pokja PUG Sebagai Wadah Konsultasi

Kegiatan Promosi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender serta Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Jumat, (26/3). [foto : Scientia/Lik]
Kegiatan Promosi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender serta Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Jumat, (26/3). [foto : Scientia/Lik]
Dharmasraya, Scientia – Sekretaris Daerah, Adlisman mengatakan, keberadaan Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG), mesti dijadikan sebagai wadah konsultasi bagi pelaksana dan penggerak PUG dari berbagai instansi. Lahirnya Pokja ini, merupakan manifestasi dari upaya percepatan pelembagaan Pengarusutamaan Gender di seluruh Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan Lembaga Masyarakat/Unsur Akademis/Perguruan Tinggi/Dunia Usaha.

“Untuk itu kiranya saya berharap kepada seluruh Pokja ini mampu mengemban tugas/amanah ini dengan rasa penuh tanggungjawab dan dedikasi yang baik. Tentunya, sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan,” ujar Adlisman pada kegiatan Promosi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender serta Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Jumat, (26/3)

Salah satu permasalahan pada program pemberdayaan perempuan, yaitu masih lemahnya kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak dengan sasaran dan arah kebijakan terbentuknya penguatan kelembagaan. Untuk itu, dibutuhkan koordinasi dan sinergitas antas Pokja PUG dengan stakeholder untuk mengimplementasikan pengarusutamaan gender dalam perumusan kebijakan.

“Pemda berkewajiban menyusun kebijakan, program dan kegiatan pembangunan berperspekif gender. Hal ini dituangkan dalam RPJMD, Renstra OPD dan Renja OPD yang dilakukan melalui kegiatan dan program kerja yang ada pada setiap Perangkat Daerah dan lembaga lainnya,” kata Adlisman.

Dia berharap, seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan setelah kegiatan ini, saudara-saudara dapat menindaklanjutinya di OPD masing-masing. Sehingga harapan merealisir penguatan kapasitas kelembagaan Pokja PUG dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dapat diwujudkan.

Sementara pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatangan Pakta Integritas oleh Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan Lembaga Masyarakat/Unsur Akademis/Perguruan Tinggi/Dunia Usaha se Kabupaten Dharmasraya yang memuat poin ;

1. Mengutamakan program-program prioritas pembangunan yang perspektif gender dalam rangka mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG).

2. Membantu percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam rangka mewujudkan KKG di Kabupaten Dharmasraya.

3. Memprioritaskan anggaran yang responsif gender untuk memperkecil kesenjangan gender. Penandatanganan Pakta Integritas ini disaksikan langsung oleh Sekda, Adlisman dan Kepala Dinas Sosial P3APPKB, Bobby Perdana Riza.(Lik)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *