![Walikota Pariaman, Genius Umar saat penggalangan komitmen pembentukan PPK-BLUD di Aula Hotel Safari Inn. Selasa, (23/3). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/55c9a9a7-3f87-4d12-8164-2e5aa504beec.jpg)
“Karena berhubungan dengan pelayanan publik, komitmen ini ditandatangani seluruh pimpinan Puskesmas,” ujar Genius di Aula Hotel Safari Inn Kota Pariaman. Selasa (23/3).
Konsep PPK-BLUD, dapat mempermudah pihak puskesmas mengatasi secara langsung kendala-kendala pelayanan dan bersifat mendesak. Untuk itu, mereka dituntut untuk lebih cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat setelah ini.
“Saya berharap, kebijkan ini dapat diimplementasikan sesuai dengan regulasi, serta pelayanan publik di Kota Pariaman bisa lebih responsif, cepat dan tanggap,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah mengatakan, Cara memulai PPK-BLUD ini dengan sosialisasi dan penggalangan komitmen. Kemudian, pelatihan tim pendapingan, pelatihan tim penyusun, penyusunan dokumen pembantu dan penilaian oleh tim penilai.
“Tata kelola, SPM, renstra, rencana strategi bisnis dan laporan keuangan harus dilaksanakan dan akan dinilai. Sistem BLUD akan terlaksana, jika semua hal tersebut terealisasikan,” kata Nazifah.(*)
![Walikota Pariaman, Genius Umar saat penggalangan komitmen pembentukan PPK-BLUD di Aula Hotel Safari Inn. Selasa, (23/3). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/55c9a9a7-3f87-4d12-8164-2e5aa504beec.jpg)
Tinggalkan Balasan