Tanah Datar, Scientia– Aliansi Mahasiswa Tanah Datar demo di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Datar. Ratusan mahasiswa unjuk rasa menyuarakan penolakannya terhadap pengesahan undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) atau Omnibus Law. Kamis, (8/10).
Dalam Aksi, Salah satu orator meminta Anggota DPRD untuk menyatakan sikap bahwa rakyat Tanah Datar menolak Omnibus Law. Mahasiawa tersebut juga meminta untuk bertemu dengan Ketua DPRD untuk berdialog dan menandatangani sebuah petisi penolakan.
Menurutnya, UU tersebut telah merampas hak-hak buruh, perempuan dan pemerintah daerah. Para pekerja asing akan bebas masuk tanpa izin dari pemerintah daerah, namun hanya perlu izin dari perusahaan saja.
Berdasarkan pantauan Scientia.id di lapangan, Ratusan mehasiswa tersebut berkumpul dan meminta masuk kedalam ruangan DPRD. Para pendemo membawa spanduk bertuliskan “Mahasiswa Tanah Datar Menolak Omnibus Lau” dan poster penolakan lainnya.
Sementara, Aksi demo mahasiswa tersebut, dikawal oleh pihak kepolisian, TNI, dan Satpol PP Tanah Datar.(YRP)

Tinggalkan Balasan