
Padang Pariaman, Scientia– Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 92, pada 28 Oktober 2020. Dewan Pengurus Daerah, Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI), Kabupaten Padang Pariaman menggelar seminar kapasitas kepemudaan di Hotel Cassandra Pariaman. Sabtu, (24/10)
Seminar tersebut diisi dengan materi kepemiluan dan materi pengawasan pemilihan.
Sekretaris Umum, DPD KNPI Padang Pariaman, Muhammad Fauzi mengatakan, pihakya terus mengupayakan peran pemuda dalam pelaksanaan Pilkada. Sebab, keikutsertaan pemuda sangat menentukan perubahan Kabupaten Padang Pariaman kedepan.
“Terutama dalam menjaga pelaksanaan Pilkada serentak, agar berjalan dengan damai, berdunsanak dan jauh dari sikap makar,” ujar Sekretaris DPD KNPI, Muhammad Fauzi di Padang Pariaman.
Menurut Fauzi, Pengurus KNPI maupun Organisasi Kepemudaan (OKP) harus memiliki sikap netral dan menjunjung tinggi nama baik organisasi. Mereka tidak boleh membawa nama organisasi atas keberpihakannya pada salah satu pasangan calon.
“Kalau mengatasnamakan diri pribadi boleh-boleh saja. Karena itu adalah hak pribadi untuk menentukan sikap,” kata Fauzi.
Tidak hanya itu, Fauzi juga menyampaikan, pada masa Covid-19, momentum peringatan HSP harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Pemuda harus menjadi pelopor dalam menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Sampaikanlah kepada keluarga, masyarakat, agar bersama-sama berupaya keluar dari bencana non alam ini. Maka disitulah tampak peran pemuda dalam mewujudkan cita-cita Sumpah Pemuda,” sampai Fauzi.
Sementara, ketua panitia seminar, Khairunnas mengatakan, kegiatan ini bertema “Peran Pemuda Dalam Menghadapi Pilkada Serentak 2020” dan diikuti oleh 40 peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Mereka yang hadir diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan. Kemudian menjaga jarak saat berada dalam ruangan,” kata Khairunnas.
Hadir pada kegiatan, Ketua KPU Padang Pariaman, Zulnaidi dan Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Anton Ishaq. Kemudian Kepala Dinas Dikspora, Jon Kenedi serta peserta dari kalangan OKP, mahasiswa dan pelajar.(YRP)

Tinggalkan Balasan