![Walikota Sawahlunto Deri Asta terima Vaksinasi Covid-19 tahap dua. [Foto: Scientia/Yoa]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-17-at-16.34.21.jpeg)
Di tengah-tengah kegiatan vaksinasi, Deri Asta kepada awak media menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini diberikan setelah 14 hari pada pemberian vaksin pertama, yang telah diberikan pada 3 Februari lalu.
“Untuk vaksinasi selanjutnya diberikan kepada pelayanan publik, TNI, Polri, dan juga pedagang pasar. Ini semua dilakukan dalam rangka membentuk kekebalan tubuh secara kelompok (herd immunity),” ujar Walikota.
Untuk itu Walikota mengimbau ASN dan masyarakat Sawahlunto untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini guna memutus mata rantai penyebaran pandemi.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Yasril menambahkan, pelaksanaan vaksinasi Covid 19 tahap pertama yang dilakukan pada 3 Februari 2021, menyasar kepada 736 tenaga kesehatan, namun yang mendapatkan vaksinasi sebanyak 681 nakes dengan dengan persentase sebanyak 92,5 persen, dan angka ini merupakan angka tertinggi di Sumatra Barat.
“Sebanyak 681 nakes di Sawahlunto sudah divaksin. Selebihnya yang tidak divaksin itu karena ada komorbit yang tidak boleh divaksin,” sebut Yasril.
Tercapainya vaksinasi sebanyak 92,5 prsen tersebut, karena tingginya partisipasi tenaga kesehatan Kota Sawahlunto untuk melakukan Vaksinasi Covid-19. Dan diharapkan untuk tahap ke dua ini, pencapaian dapat dilakukan sebanyak 100 persen mengingat adanya penurunan persyaratan yang boleh divaksin, kecuali mereka yang menderita kanker, ibu hamil dan auto-imun. (Yoa)
Tinggalkan Balasan