Lima Puluh Kota, Scientia- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat berencana akan mengembangkan sell landfil baru di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Regional Payakumbuh.
“Pengembangan sel landfil sangat penting diupayakan sebab tumpukan sampah sudah melibihi kapasitas,” ujar Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah saat meninjau TPA tersebut, Senin (13/9/2021)
Mahyeldi menjelaskan, sistem atau metode landfill merupakan sistem pengelolaan atau pemusnahan sampah dengan cara membuang, menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya dan kemudian menimbunnya dengan tanah.
Guna mempercepat pengembangan atau perluasan sel landfil tersebut, lanjut Gubernur, Pemprov akan mengusulkan ke Kementrian PUPR.
Ia katakan area membran yang ada selama ini tidak memungkin lagi untuk penumpukan sampah. Dan pengisian sel sampah hanya dibagian depan.
“Selain itu, bronjong penahanan sel sampah yang dibangun 2018 lalu sudah melengkung. Sementara tanggul penahanan juga sudah 2 kali jebol,” terangnya.
Menurut Gubernur, jika pengisian sampah tetap diterima, diperkirakan suatu saat landfill akan jebol.
“Guna mengatasi hal tersebut, maka Pemprov dan kabupaten/ kota secara bersama-sama akan menambah membran sementara atau membangun sel baru (gotong royong). Kemudian jika hambatan tidak bisa diatasi, penerimaan sampah dihentikan dan harus dialihkan ke TPA terdekat,” katanya.
Sekedar diketahui, selama ini TPA Regional Payakumbuh menerima pembuangan dari kabupaten/ kota diantaranya, Agam, Kota Bukittinggi, Lima Kota dan Kota Payakumbuh.
Hadir saat meninjau area TPA Regional itu Bupati Limah Puluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo, Bupati Agam Andi Warman, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar. (aef)

Tinggalkan Balasan