Tag: #Ragdi F. Daye
-
Puisi-puisi Djoe HT Bagindo dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Pelarian Berpuluh puluh derita Melepaskan busur panahnya Tak kuasa kutepis semuanya Berlindung hanya dengan kelemahan diri tak akan pernah selamatkan hati Telah kucoba berlari Berpuluh puluh waktu kulewati Kusambangi semua sudut untuk bersembunyi Ah Aku lelah Pelarian entah harus kubawa kemana Bayangan itu selalu mengejar jiwa hingga ke lubang lubang mimpi Harus ke mana bersembunyi…
-
Puisi-puisi Ami Hasibuan dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Apa yang Kamu Kejar? Seonggok jiwa yang selalu berhasra Nafsu duniawi terus menggerogoti Tak pernah ada ujungnya Puas satu tumbuh ribuan Melihat kanan kiri, muncullah nafsu Hawa nafsu yang tak berkesudahan Bahkan segala cara dihalalkan Tak pernahkah kau pikir bahwa kau fana? Semua di dunia ini adalah ilusi Termasuk kau Dan akhirat adalah ujungnya…
-
Puisi-Puisi Ali Usman dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Menulis Cinta Tak tuli hati berkata Aksara terangkai makna Lisan kelu berujar asa Hati rindu syahdu bahagia Munajat jiwa ya Rabbul’izzati Belajar makna cinta sejati Membangun cinta hakiki Berbuah pahala firdausi Menulis cinta suci ridho-Mu Mengharap ampunan ghafur-Mu Menuju berkumpul di syurga-Mu Mengharap ampunan rahmat-Mu Padang, 8 Desember 2015 Keinginan Waktu berlari tak kenal kompromi Masa muda pasti akan pergi Syahdu hangat rindu menanti Usia dewasa harap sukses diri Angin sesal sering mendera Kala usia senja di depan mata Ruang jiwa ringkih penuh noda Digulung lalai tikar nestapa Laju nakhoda lurus indah Mengarungi samudra susah payah Keinginan tekad jadi mujahadah Mereguk asa memeluk berkah Rindu berbalut harap wangi syurga Keinginan harap akhirat bahgia Arungi fana dunia ikhlas ceria Suka cita kelak di firdaus-Nya Padang, 2 Januari 2015 Rintihan Masjid Takbir menyeru kita setiap waktu Memanggil muslim mengadu Bersujud syukur ke haribaan-Mu Mengharap ridho dan rahmat-Mu Sudahkah kita melakukannya? Rintihan mesjid terkadang ada Mesjid rumah Allah tercinta Banyak umat abai dan lupa Bogor, 30 Mei 2018 Ali Usman, S.S., M.Pd. lahir di Padang, 25 Februari 1982. Memiliki satu…
-

Puisi-puisi Dian Fajrina dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Helikopter Bambu bak, ibu pertiwi terbelah jurang teramat dalam pendapat bersilangan tak berkesudahan anjungan mulai miring haluan tak tentu dermaga entah di mana bak, setiap kepala sudah lelah memutar otak awak kapal dan penumpang berjuang menambal dinding berlubang sementara pikiran penguasa teralihkan, bak sibuk mempersiapkan buritan tempat mendarat helikopter bambu hingga terlupa ada perut-perut lapar…
-

Puisi-puisi Fitria Kartika dan Ulasannya oleh Ragdi F.Daye
Puisi-pusi Fitria Kartika Menikmati Hujan Bersama Kalam Tuhan Rintik demi rintik hadir berjatuhan Denting-denting irama genteng bersahutan Payoda menyapa senja dengan sejuta kerinduan Lenyapkan resah gelisah bersama kucuran rahmat Tuhan Menjelang malam tiba menyapa Pejuang al-Qur’an masih mengeja kalam-Nya Sang balita mengeja Alif, Ba, Ta dengan terbata-bata Lantunan kalam Illahi beriringan dengan gemericik atmaja Sirami…
-

Puisi-puisi Mira Rj dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Rindu yang Pergi Tak pernah menyangka masa ini kan tiba Tak pernah menduga era ini datang juga Aku rindu padamu guru Aku rindu padamu temanku Tak pernah menyangka ini akan lama Tak pernah menduga akibatnya luar biasa Kata rindu pada guru tak terdengar lagi Kata rindu pada teman tak lagi menggebu Memang masa ini ada…
-

Puisi-puisi Afriant Ishaq dan Ulasanya oleh Ragdi F. Daye
Jiwa-jiwa Kehilangan Semilir menyelip mesra di antara telinga Membawa bisikan petaka dari seorang durja Ada hati yang tersentak lalu rapuh sebelum membara Tinggalkan kesakitan tanpa ada bekas abu mengudara Ada darah tercecer dari tapak ksatria Melukis abstrak di beling yang penyebab luka Perlahan meresap pada bakal yang bernama raga Lalu, semua semangatnya sirna …
-

Puisi-puisi Dara Puspa Mulyana dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Sebuah Harapan Hari itu Di depan sebuah istana Aku menjajakan kafein Menuangkannya ke dalam gelas-gelas kertas Hari itu Setiap aku menapakkan kaki memasuki gerbang Angin selalu berdansa dengan indah Meniup khimar yang aku kenakan Aku bersyukur Bukan karena lembaran-lembaran kertas yang aku peroleh Lebih dari itu, Sebuah perjalanan Di sana kulihat taman surga Surga…
-

Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
BOM Bila orang teriak Pancasila? Saat Negara terguncang keseragaman Ketakutan akan kebenaran Ketakutan akan kedok keniscayaan, terkuak Duarrr!!! Orang pun berujar, semua Pancasila!!! Demi NKRI Berjaya BOM sebagai penanda yang tak berPancasila Sila kedua yang terurai antara serpihan daging, darah Kemanusiaan yang beradab hilang atas nama BOM Apa itu BOM? Bersedia mati Orang tak…
-

Puisi-puisi Ragdi F. Daye
Kapal Cepat Mentawai Hatiku tertawan di lebat rambutmu Belantara purba aroma damar, ubi, sagu, dan gendut babi Aku setengah mengigau memanggil lautmu yang meninabobokanku melambungkan ke puncak khayali Mengaburkan arah pulang Dermaga tua penuh ikan mati Topi yang jatuh ke air kumuh Sobekan peta kota tercinta Tai ka baga koat* Kautoreh…