Tahun 2021, Hanya 300 Dosis Vaksin Jembrana untuk Sawahlunto

Petugas Kesehatan Hewan Kota Sawahlunto melakukan penyuntikan vaksin Jembrana pada sapi bali milik salah satu warga. [Foto: Scientia/Yoa]
Petugas Kesehatan Hewan Kota Sawahlunto melakukan penyuntikan vaksin Jembrana pada sapi bali milik salah satu warga. [Foto: Scientia/Yoa]
Sawahlunto, Scientia – Tahun 2021 ini Kota Sawahlunto hanya mendapatkan 300 dosis vaksin Jembrana yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.

Hal ini dibenarkan Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Sawahlunto, Very Oktaviandris ketika dihubungi Scientia, Rabu (21/4).

Very menjelaskan, dosis Jembrana yang dialokasikan Provinsi Sumatara Barat tersebut jauh berkurang jika dibandingkan pada tahun 2020. Pada tahun 2020 Sawahlunto mendapatkan 1500 dosis vaksin Jembrana yang diberikan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatra Barat.

“Dosis ini sangat jauh berkurang jika dibandingkan tahun 2020 lalu. Jadi ya untuk mencukupinya, pemberian vaksin Jembrana nanti akan diprioritaskan kepada daerah yang dominan sapi balinya saja,” kata Very.

Dijelaskan lebih lanjut, berkurangnya alokasi dosis Jembrana untuk Sawahlunto disebabkan karena adanya pengurangan anggran dari pusat. Terlebih hampir semua daerah tidak menganggarkannya.

Pemberian vaksin Jembrana sendiri bertujuan untuk menghindari sapi terjangkitnya penyakit Jembrana yang ditularkan oleh virus Jembrana. Penyakit ini bersifat akut dan menimbulkan gejala klinis pada jenis sapi bali.  (Yoa)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *