Tanggapi Kritik DPRD, Pemprov Sumbar Berbenah

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat berbincang dengan wartawan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Sumbar, Kamis (15/4). [Foto: ist]
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat berbincang dengan wartawan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Sumbar, Kamis (15/4). [Foto: ist]
Padang, Scientia – Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berkomitmen memperbaiki kinerja pemerintahannya. Rekomendasi dan catatan dari DPRD Provinsi Sumatera Barat akan menjadi perhatian utama dan ditindaklanjuti dalam bentuk perubahan maupun penyempurnaan pelaksanaan pembangunan daerah.

Mahyeldi hari ini menerima rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah tahun 2020 dan kesepakatan terhadap rancangan awal RPJMD Provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2026, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kamis (15/4).

Mantan Wali Kota Padang ini pun mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD Sumbar yang telah menjalin kemitraan yang harmonis dan sinergis serta telah melakukan kontrol yang lebih terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Begitu juga apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota panitia khusus LKPJ Kepala Daerah tahun anggaran 2020, komisi-komisi dan fraksi DPRD Provinsi Sumbar telah menyampaikan berbagai pandangan dan masukan.

“Kami menyadari dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada tahun anggaran 2020, masih ada berbagai persoalan dan tantangan yang belum dapat diselesaikan secara komprehensif. Oleh karena itu, pada tahun pertama masa jabatan kami bersama Audy sebagai Wakil Gubernur Sumbar, kami mengharapkan kerjasama lebih intensif dari seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, akademisi, swasta serta seluruh lapisan masyarakat untuk dapat bersama dan bersatu dalam menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut”, ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, rekomendasi DPRD merupakan sumbang saran yang sangat berharga bagi pemerintah daerah. Sebagai titik tolak dalam membangun suatu kebijakan yang strategis untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pada masa yang akan datang.

“Rekomendasi ini merupakan cerminan perhatian yang tinggi dari terhadap kinerja pemerintah daerah serta merupakan dukungan dan partisipasi DPRD Sumbar,” tambahnya. Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyambut baik catatan stategis yang merupakan saran dan masukan dari panitia khusus DPRD Sumbar terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Saya mengharapkan kepada masing-masing perangkat daerah yang berada dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar memperhatikan saran dan masukan yang telah disampaikan. Jangan hanya sekedar dibaca atau dilihat, tapi dilaksanakan. Jika perlu per semester, progress tindak lanjut rekomendasi DPRD ini segera dilaporkan oleh masing-masing OPD,” ujarnya.

Menanggapi masukan dari Ketua DPRD terhadap LKPJ tahun 2020, gubenur meminta kepada seluruh SKPD untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Apa yang menjadi catatan sebelumnya, jangan menjadi catatan lagi untuk selanjutnya,” tegas Mahyeldi.

Mengenai rekomendasi penguatan kualitas SDM, Mahyeldi meminta kepada assisten yang terkait untuk melakukan evaluasi agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa betul-betul terkelola secara profesional.

“Terkait perda No 13 Tahun 2019 tentang SOTK, hal ini erat kaitannya dengan perubahan anggaran tahun 2021. Ini akan dipercepat ketika adanya penyesuaian dengan SOTK yang telah dituangkan dalam perda,” tanggap Mahyeldi.

Kemudian mengenai dengan sejumlah Pergub yang perlu disempurnakan dan dievaluasi, Mahyeldi meminta SKPD terkait dan yang berwenang untuk melakukan evaluasi.

“Karena sudah mengikuti rapat-rapat komisi, jadi sudah tahu itu, mana yang perlu disempurnakan dan mana yang mesti disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang ada,” ucapnya. (CLo)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *