Proses Vaksinasi Covid-19 bagi ASn dan Tenaga Pendidik di Lingkup Disdikpora Kota Pariaman. Kamis, (26/3). [foto : ist]

Tidak Mau Divaksin, Disdikpora Kota Pariaman Berlakukan Belajar Daring

Proses Vaksinasi Covid-19 bagi ASn dan Tenaga Pendidik di Lingkup Disdikpora Kota Pariaman. Kamis, (26/3). [foto : ist]
Proses Vaksinasi Covid-19 bagi ASn dan Tenaga Pendidik di Lingkup Disdikpora Kota Pariaman. Kamis, (26/3). [foto : ist]
Pariaman, Scientia – Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Kanderi akan memberikan sanksi pemberlakuan belajar daring, apabila ada salah satu tenaga pendidik yang layak, namun tidak mau divaksin. Hal tersebut akan diberlakukan sampai tenaga pendidik tersebut mau melakukan vaksinasi.

“Semua itu demi kebaikan kita semua, sekaligus menyukseskan vaksinasi di Kota pariaman,” ujar Kanderi di Ruang Kerjanya. Kamis, (25/3)

Pemberian vaksin bagi tenaga pendidik dan ASN di lingkup Disdikpora telah dilaksanakan sejak Rabu kemarin. Sedangkan hari ini, merupakan lanjutan vaksinasi yang diikuti lebih kurang 1.500 tenaga pendidik, baik negeri maupun swasta.  Dijadwalkan akan selesai dalam waktu Empat hari kedepan.

“Hari ini kita masih memfasilitasi tenaga pendidik se-Kota Pariaman untuk bisa dilakukan vaksinasi. Proses vaksin telah dimulai dari kemarin yang diikuti 484 tenaga kependidikan, dan Alhamdulillah berjalan Lancar,” kata Kanderi.

Sementara itu, salah seorang tenaga  pendidik di SDN 19 Kampung Baru, Ibnu Kalbi mengungkapkan setelah divaksin, dirinya tidak mengalami hal apapun dan merasa baik-baik saja. Menurutnya, vaksin sedikit memberi rasa aman bagi siswa di saat mengajar tatap muka nanti.

“Kepada semua kawan – kawan tenaga pendidik yang belum divaksin, ayo kita lakukan vaksinasi demi orang – orang yang kita sayangi. Vaksin tidak berbahaya dan vaksin akan menyelamatkan kita,“ tutupnya.(*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *