![Tim surveyor Unand saat memantau salah satu geopark di Sumatera Barat, baru-baru ini. [Foto: Ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-24-at-10.20.49.jpeg)
Ketua tim surveyor geopark Unand, Febrin Anas Ismail, Selasa (23/2) mengatakan, sits geologi yang dimiliki Sumbar tersebut bisa diajukan untuk mendapatkan status sebagai geopark global dari UNESCO.
“Nilai warisan geologi di Sumbar sangat tinggi. Tetapi UGG tidak hanya bicara geologi, tapi juga bicara tentang biodiversity dan culturaldiversity. Jadi, harus ada badan pengelolanya yang kredibel,” jelas Febrin.
Baca:
- Geopark Masa Depan Wisata Sumbar, Daerah belum Sinkron
- Manjakan Wisatawan, Komplek PWI Ngarai Sianok Terus Berbenah
- Desa Silungkang Oso Miliki Objek Wisata Baru
Sementara itu, ditanya tentang manakah dari ketujuh destinasi tersebut yang lebih berpeluang menjadi UGG, Rinaldi Eka Putra yang juga anggota tim survey menyebut, hal itu tergantung penilaian dari tim assessor UNESCO.
“Memang total geopark kita ada tujuh. Maunya kita semuanya bisa diusulkan ke Unesco. Namun nanti tergantung hasil evaluasi dari pihak Unesco,” kata Rinaldi.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumbar sejak 2018 telah menetapkan tujuh destinasi wisata andalannya untuk diusulkan menjadi UGG.
Ketujuh geopark tersebut yaitu Geopark Sawahlunto, Geopark Ngarai Sianok-Maninjau, Geopark Silokek, Geopark Harau, Geopark Singkarak, Geopark Solok Selatan dan Geopark Talamau, di Pasaman.(pzv)
Tinggalkan Balasan