
Tanah Datar, Scientia – Timbunan sampah seluas 200 meter persegi dengan ketinggian 2 meter terlihat di Jalan Jorong Data, Nagari Tabek Patah, Silimpauang Tanah Datar. Menurut keterangan seorang warga, Mus mengatakan tanah sekitar area pembuangan sampah telah retak dan mulai bergerak, dikhawatirkan akan terjadi galodo (longsor).
“Ini sudah berlangsung lama. Sampah dibuang ke jurang di pinggir jalan utama penghubung Kabupaten Tanah Datar dengan kabupaten lainnya. Kemarin sudah ditindak tegas dan ditutup oleh dinas terkait, namun masih ada juga yang membandel,” ungkapnya kepada Scientia, Sabtu (3/4).
“Kemiringan tebing pembuangan sampah ini pun cukup terjal. Sangat sulit untuk mengangkat sampah keluar dari tempat itu,” katanya lagi.
Mendengar informasi ini, Kepala Dinas Perkim LH, Desi Trikorina langsung meninjau TKP. Ia mengatakan jauh sebelumnya telah disampaikan kepada perangkat pemerintahan setempat tidak akan memberikan izin apapun tentang pembukaan TPA baru.
“Ini sangat berbahaya sekali kalau dibiarkan berlarut-larut. Sebab, tidak saja menyebabkan longsor, air pun akan terkontaminasi oleh proses pelapukan organik,” kata Desi.
Pihaknya berjanji akan menuntaskan masalah ini, termasuk menindak pelaku pembuangan sampah sembarangan ini. Ia juga mengharapkan partisipasi pemerintah kecamatan dan nagari untuk benar benar serius dan berkelanjutan menangani masalah semacam ini sehingga hasilnya maksimal.
“Kami akan memfasilitasi dan penjemputan sampah masyarakat untuk dibuang ke TPA walaupun jauh. Kami berterima kasih kepada masyarakat untuk setiap informasi yang diberikan mengenai lingkungan hidup, terutama masalah sampah,” ujar Desi.(zal)

Tinggalkan Balasan