![Bupati dan Wakil Bupati Asahan melakukan peninjauan di ruas jalan yang sering dilanda banjir. [Foto: Scientia/Hamdan Rangkuti]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-06-at-12.14.32.jpeg)
Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Cokroaminoto hingga Jalan Imam Bonjol menjadi langganan banjir beberapa waktu terakhir. Bahkan tak jarang rumah warga di seputaran jalan tersebut terkena imbasnya.
Peninjauan membuahkan hasil. Surya-Taufik menemukan fakta bahwa genangan dipicu oleh beberapa faktor, terutama akibat ditutupnya lubang kontrol pembuangan air pada drainase yang ada di ruas jalan Kota Kisaran oleh masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan itu.
“Saya instruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan Tengku Adi Huzaifah untuk memperbaiki tata ruang drainase di ruas jalan Kota Kisaran, agar genangan air yang menggenang di ruas jalan Kota Kisaran setiap musim penghujan dapat teratasi,” ujar Surya di lokasi.
Surya mengatakan, untuk mengatasi permasalahan ini selain drainase yang harus berfungsi dengan baik, juga dibutuhkan kesadaran dari masyarakat dalam menjaga kebersihan. Masyarakat juga diminta untuk tidak menutup secara permanen lubang kontrol pembuangan air yang telah disediakan oleh Pemerintah kabupaten Asahan.
“Kita minta kesadaran dari masyarakat yang telah menutup lubang kontrol pembuangan air untuk secara sukarela membongkar dan membuat kembali lubang kontrol pembuangan air di drainase tersebut,” imbuhnya.
Senada, Wakil Bupati Asahan Taufik Siregar menyampaikan bahwa keberadaan lubang kontrol pembuangan air pada drainase sangat diperlukan, karena dapat memudahkan para petugas yang akan membersihkan saluran drainase.
“Kepada masyarakat diminta untuk meningkatkan kesadaran dan bahu membahu dengan Pemerintah dalam mewujudkan Kisaran bebas banjir,” sebutnya. (Hans)
Tinggalkan Balasan