Tokoh Adat Tanah Datar “Maantakan Tando” untuk Mahyeldi

Masyarakat Tanah Datar menyambut dan 'maantakan tando' untuk Mahyeldi Ansharullah, gubernur terpilih dalam Pilgub 2020 lalu, Sabtu (16/1). [Foto: Scientia]
Masyarakat Tanah Datar menyambut dan ‘maantakan tando’ untuk Mahyeldi Ansharullah, gubernur terpilih dalam Pilgub 2020 lalu, Sabtu (16/1). [Foto: Scientia]
Rambatan, Scientia – Sebagai pemimpin Sumatera Barat terpilih berdasarkan Pilkada 2020 lalu, Mahyeldi Ansharullah kini didapuk masyarakat Tanah Datar untuk mengemban amanah adat “Tuah Sakato”. Sabtu (16/1), tokoh adat setempat ‘maantakan tando’ untuk sosok yang akrab disapa Buya itu.

Kader PKS itu disambut antusias oleh masyarakat dan tokoh adat dalam acara silaturahmi dengan masyarakat di Tanah Datar.

Menurut protokoler acara yang ditemui Scientia.id, Indra Dodi, menguraikan rangkaian acara yang diawali dengan silaturahmi dan makan bersama dengan tim sukses Pilgub nomor urut 4 itu dan masyarakat di Kecamatan Rambatan.

“Selanjutnya dengan berpakaian adat bergerak ke Rumah Gadang Datuak Bandaro Kuniang, jalan Jenderal Sudirman No.120, Limo Kaum. Disini Mahyeldi ditunggu dan disambut dengan prosesi adat menaiki rumah gadang, lalu duduk bersama dengan niniak mamak dan tokoh masyarakat,” terang Dodi.

Selesai acara disini rombongan diarak menuju “Batu Batikam” di jalan Jenderal Sudirman 160, Dusun Tuo, yang merupakan tempat bersejarah di Minangkabau. Prosesi adat dipimpin oleh Tengku Irwansyah Angku Dt. Katamanguangan.

Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan pasambahan dan nasehat adat dari Datuak Katamangguangan.

Acara silaturahmi ini tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan, lanjut Indra Dodi yang juga ketua DPW Rajawali Sumbar, OKE OCE Forever (ROOF), salah satu pendukung Buya Mahyeldi pada Pilgub sumatera barat 2020. (Afrizaldi Noerdin)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *