![Tokoh masyarakat Cimpago Guguak Bulek, Fauzan, Dt. Nan Sati dan A. Sutan Mudo berharap agar walikota dan wakil walikota terpilih tak lupa dengan janji dan program selama kampanye. [Foto: Scientia/aef]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-17-at-19.36.47.jpeg)
“Kami atas nama masyarakat Cimpago Guguak Bulek berharap, setelah keduanya dilantik menjadi walikota dan wakil walikota definitif, nantinya dapat menjalankan program-program kerakyatan sebagaimana yang disampaikan waktu kampanye dulu. Mudah-mudahan saja, semua program tersebut berjalan tanpa hambatan berarti,” harap Fauzan biasa disapa Datuak ini kepada Scientia di Bukittinggi, Rabu (17/2).
Seperti diketahui, pelantikan beberapa kepala daerah terpilih di Sumatera Barat pasca pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu, kini tinggal menghitung hari. Termasuk pasangan walikota-wakil walikota terpilih Bukittinggi, Erman Safar-Marfendi.
Datuak didampingi A Sutan Mudo yang juga tim pemenangan Erman Safar-Marfendi melanjutkan, sebagaimana diketahui pasangan kepala daerah terpilih itu mempunyai program kerakyatan seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“Bidang ekonomi misalnya, bagaimana pemko dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil atau pedagang kaki lima melalui penempatan yang strategis tanpa ada lagi intimidasi oleh penegak Perda seperi Satpol PP. Artinya, perekonomian masyarakat kecil tersebut benar-benar dapat diberdayakan sebaik-baiknya hingga tidak lagi menimbulkan kesenjangan sosial,” ujar Anggota Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bukittinggi itu.
Begitu juga persoalan Pasar Atas, kata Datuak Kepala Kaum Suku Sikumbang itu lagi, hak-hak pedagang yang dihilangkan seperti kepemilikan kartu kuning dapat dikembalikan dan tidak mempergunakan kebijakan saat ini, yakni setiap pedagang yang ingin berjualan di petak toko Pasar Atas harus atau wajib menyewa atau kontrak.
Senada dengan Datuak, Sutan Mudo juga berharap, di bawah kepemimpinan Erman Safar-Marfendi, nantinya Bukittinggi semakin berkembang atau maju, jika berbagai program yang selama ini disampaikan kepada masyarakat berjalan lancar.
Ia mengatakan, program-program duet pasangan walikota-wakil walikota terpilih itu, sangat tepat dan sesuai harapan masyarakat Bukittinggi pada umumnya dimana intinya adalah bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat menengah ke bawah, termasuk bidang sosial dan pendidikan keagamaan.
“Seperti masyarakat kurang mampu masing-masing akan memperoleh Kartu Bukittinggi Hebat, anak-anak mendapatkan pendidikan agama yang mumpuni melalui berdirinya beberapa rumah tahfidz Al Quran dan begitu juga orang tua kurang mendapatkan perhatian keluarga, akan menempati atau tinggal di rumah bahagia,” ucapnya.
Ditambahkan Sutan Mudo, intinya program-program yang selama ini telah diketahui sekaligus diharapkan masyarakat, secara berkesinambungan hendaknya benar-benar dapat direalisasikan atau diwujudkan kedua pemimpin terpilih tersebut.
“Mudah-mudahan saja, kedua pemimpin kepercayaan masyarakat Bukittinggi itu tidak lupa atas program-program yang disampaikan selama kampanye dulu. Nanti, setelah dilantik dan resmi menjabat, keduanya benar-benar mampu mewujudkan meski kemungkinan program-program tersebut berjalan sesuai tahapan,” kata Sutan Mudo. (aef)
Tinggalkan Balasan