Salah satu warga Jati Hilir saat membawa kucingnya berobat.

UPT Puskeswan Kota Pariaman Berikan Layanan Berobat Gratis

Salah satu warga Jati Hilir saat membawa kucingnya berobat.
Salah satu warga Jati Hilir saat membawa kucingnya berobat.

Pariaman Scientia– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Kota Pariaman yang terletak di di Kelurahan Jati Hilir Kecamatan Pariaman Tengah memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi hewan peliharaan masyarakat kota itu.

UPT membuka pelayanan setiap hari kerja Senin sampai Jumat, mulai pukul pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Pengobatan hewan gratis ini hanya diberikan bagi untuk warga Kota Pariaman, dengan menunjukan KTP atau KK sebagai bukti diri.

Kepala UPT, Drh. Dahlia menyebutkan, pelayanan pengobatan ini bertujuan agar hewan peliharaan menjadi sehat dan terlindungi dari penyakit.

“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yang membawa hewan peliharaannya berobat kesini. Pelayanan pengobatan gratis bagi pasien hewan bisa dilakukan, kecuali untuk penangkaran dan rawat inap pasien hewan tidak bisa dilakukan”, ujar Dahlia, kepada media. Selasa (5/10).

Pelayanan pengobatan gratis ini sudah lama dilaksanakan, semenjak awal UPT Puskeswan berdiri. Semua jenis hewan yang dibawa kesini, selagi masih bisa ditangani akan dilayani, jika tidak, akan disarankan untuk dibawa ke klinik praktek dokter hewan terdekat.

Rata-rata dalam satu hari, UPT Puskeswan melayani  pasien sekitar 4 s/d 5 ekor perhari, jadi dalam seminggu  rata-rata ada sekitar 20 ekor hewan peliharaan yang diobati, dengan tenaga medis sebanyak 3 orang dan tenaga paramedis sebanyak 2 orang.

“80% pasien hewan yang diobati adalah kucing, apalagi kucing ras yang saat ini lagi buming di Kota Pariaman dengan berbagai kasus seperti kecelakaan, terserang bakteri atau virus sehingga bisa menyebabkan penyakit kulit atau yang lainnya”, ungkap Dahlia.

Dahlia berharap, sekaligus mengimbau kepada warga Kota Pariaman, jika memelihara hewan ternak harus sesuai dengan standar pemeliharaan, dan harus dijaga dengan baik kebersihan dan kesehatannya. Jangan hanya bisa memelihara tanpa merawat hewan tersebut, apalagi jika hewan peliharaan itu merupakan sumber ekonomi keluarga atau masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga jati mudik Wati, yang datang membawa kucingnya berobat mengatakan sangat senang dan terbantu sekali dengan pelayanan gratis yang diberikan oleh Puskeswan ini.

“Kami tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk mengobati hewan peliharaan kami, kapanpun kami datang, kami selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari Puskeswan ini”, ungkapnya. (Ajo)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *