![Wagub Sumbar, Audy Joinaldy saat melihat pelatihan yang diberikan di BLK. Kamis, (4/3). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/7a638087-4f46-4ba9-90cf-7dd884799415-300x178.jpg)
“Kami melihat langsung BLK Padang sangat luar biasa, sudah membentuk 45 program pembinaan pelatihan. Yakni bidang kompetensi instalasi listrik dengan membuat pembangunan listrik sederhana, bahkan juga ada teknisi sistem kendali motor listrik,” ujar Audy.
Selain itu, BLK Padang juga memiliki program pelatihan lainnya. Yakni kejuruan konstruksi dan workshop menjahit pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir. Kemudian teknik manufaktur, bidang kompetensi otomotif kendaraan ringan, desain grafis, pelatihan bahasa Jepang, akting, barista dan bakery.
“Pelatihan ini merupakan peluang besar bagi muda mudi kita di Sumbar. Mereka bisa memiliki skill dan keterampilan, sehingga bisa bekerja ke luar negeri. Tentunya bukan menjadi tenaga kerja buruh juga bukan kerja kasar,” katanya.
Menurut Audy, pelatihan ini juga bisa dimanfaaatkan untuk warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), terutama bagi penyalahguna Narkoba. Mereka diberikan pelatihan kemandirian dari segi pekerjaan khusus yang diarahkan kepada UMKM.
“Hal tersebut sangat bagus sekali. Artinya saudara-saudara kita masih punya harapan hidup. Karena mereka juga manusia dan juga punya keluarga,” jelas Audy.
Selanjutnya Audy juga menyebutkan, Program pelatihan yang dibiayai oleh negara ini, akan dapat mengurangi tingkat pengangguran. Hal demikian merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh kita bersama.
“Saya melihat tingkat kedisiplinan BLK Padang sangat luar biasa, sehingga akan terwujud calon tenaga kerja yang memiliki daya saing dalam memasuki pasar kerja. Otomatis akan menurunkan tingkat pengangguran di Sumbar,” harap Audy. (Sci)
![Wagub Sumbar, Audy Joinaldy saat melihat pelatihan yang diberikan di BLK. Kamis, (4/3). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/7a638087-4f46-4ba9-90cf-7dd884799415.jpg)
Tinggalkan Balasan