![Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat membuka Bimbingan teknis (Bimtek) Peningkatan Peran Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kota Pariaman tahun 2021, di Balairung Rumah Jabatan Wako Pariaman. Rabu (8/9). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/09/1631079161-1.jpg)
“Kami harapkan, seluruh desa/kelurahan di Kota Pariaman sudah harus memiliki PAUD. Karena setiap anak-anak yang ada di desa/kelurahan sudah harus mulai mengenal pendidikan, sebelum memasuki tahap selanjutnya,” ujar Genius Umar.
Dia menilai, sekolah PAUD merupakan awal pendidikan formal yang mengajarkan anak-anak tentang ilmu pengetahuan dan lingkungan. Di sana mereka bisa belajar berteman, bersosialisasi dan bahkan belajar tentang pengetahuan agama dan ilmu lainnya.
“Pembelajaran di PAUD ini tentunya harus menggunakan metode pembelajaran yang mudah dipahami dengan menggunakan alat peraga dan langsung praktek. Sehingga memberi kenyamanan dan memacu syaraf motorik anak untuk ber-edukasi dan belajar secara baik dan benar,” katanya.
Maka dari itu kata Genius, seluruh Bunda PAUD mulai dari tingkat pusat hingga kecamatan ikut berperan aktif melakukan pembinaan dan menggerakkan setiap desa/kelurahan dalam wilayahnya.
“Semoga dengan terselenggaranya bimtek ini dapat memberikan ide-ide dan inovasi baru dalam metode pembelajaran dan pengembangan pendidikan PAUD. Terutama dapat meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan anak hingga nantinya sampai ke jenjang perguruan tinggi,” tutup Genius (Ajo)
![Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat membuka Bimbingan teknis (Bimtek) Peningkatan Peran Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kota Pariaman tahun 2021, di Balairung Rumah Jabatan Wako Pariaman. Rabu (8/9). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/09/1631079161-1.jpg)
Tinggalkan Balasan