Walikota Bukittinggi, Eman Syafar di Ruang Kerjannya, Rabu (17/3). [foto : Scientia/aef]

Walikota Bukittinggi Pastikan Tidak Ada Persoalan Kepemimpinan

Walikota Bukittinggi, Eman Syafar di Ruang Kerjannya, Rabu (17/3). [foto : Scientia/aef]
Walikota Bukittinggi, Eman Syafar di Ruang Kerjannya, Rabu (17/3). [foto : Scientia/aef]
Bukittinggi, Scientia – Walikota Bukittinggi, Erman Safar menegaskan, tidak ada persoalan kepemimpinan yang muncul antara dirinya dengan Wakil Walikota, Marfendi seperti yang telah dikabarkan. Adakalanya suatu kabar perlu ditanggapi dengan serius dan adakalanya tidak, apalagi kabar kerenggangan.

“Buktinya hingga saat ini, Kami tetap solid bekerja dan tetap fokus menjalankan program-program pemerintahan. Semuanya itu, untuk perkembangan dan kemajuan kota, terutama bagi kemaslahatan masyarakat,” ujar Erman di Ruang Kerjanya, Rabu (17/3).

Erman mengatakan, Jika ada kabar yang tidak baik tentang kepemimpinan Kota Bukittinggi, mestinya dilakukan konfirmasi dan penelusuran lebih dalam terkait kebenarannya. “Saya tegaskan sekali lagi, sejauh ini kami tidak pernah mengalami persoalan apa pun. Jika pun benar, tentu saya punya insting politik menyikapi hal itu,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Walikota, Marfendi juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, saat ini yang perlu diupayakan adalah bagaimana program-program pemerintahan berjalan dengan baik. Intinya, roda pemerintahan berjalan sesuai harapan masyarakat Kota Bukittinggi.

“Oleh karenanya, kami belum bisa menanggapi rumor yang berkembang itu. Sebagai pelayan masyarakat, Kami lebih mengutamakan kesejahteraan tanpa harus ada perbedaan dalam menentukan sikap. Apalagi terhadap kepentingan masyarakat itu sendiri,” ucap Marfendi saat dihubungi Scientia.id, Kamis (18/3).

Kemudian, Pada waktu yang terpisah, tokoh masyarakat kota setempat, Irwan Burhanuddin mengatakan, Sejauh ini, tidak ada hal-hal atau hubungan negatif yang terlihat diantara keduanya. Meskipun Bukittinggi memiliki kepemimpinan baru, namun mereka terlihat solid memimpin daerah.

“Kita mengharapkan, agar kepemimpinan saat ini tetap solid dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat kota. Apalagi, di masa pandemi yang masih belum berakhir, tentunya masyarakat sangat mengharapkan peningkatan ekonomi yang memadai,” sebut pemerhati lingkungan yang mencetuskan ide pengolahan sampah menjadi barang berharga. (aef)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *