![Penyuluh Keluarga Berencana saat melakukan pendataan di Rumah Dinas Walikota Sawahlunto, Deri Asta. Kamis, (31/3). [foto : Scientia/Yoa]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/26b590b6-2e88-46f1-88f1-e0ac46a41ba5.jpg)
Walikota Sawahlunto Deri Asta menilai pentingnya dilakukan pendataan keluarga ini, salah satunya untuk mengetahui kondisi keluarga indonesia khususnya Sawahlunto, demi keluarga yang berkualitas.
Untuk Itu, Deri menghimbau seluruh masyarakat Kota Sawahlunto, agar ikut menyukseskan kegiatan ini dengan cara memberikan data yang valid kepada petugas pendata yang mengunjungi rumah rumah warga.
Sementara itu Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kita Sawahlunto, Erida menyampaikan, kegiatan pendataan Keluarga ini dilakukan dalam upaya menyiapkan data basis keluarga.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan 5 tahunan untuk mendapatkan data keluarga Indonesia. Hal ini sesuai dengan Undang undang nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. Kemudian diperkuat dengan Peraturan Pemerintah nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan Kependudukan dan pembangunan keluarga, keluarga berencana dan sistem Keluarga” jelasnya.
Dalam pendataan ini pihaknya menurunkan 209 petugas untuk mengumpulkan data keluarga, baik mengenai kependudukan, data keluarga dan data tentang pembangunan Keluarga. Proses pendataan ini dijadwalkan berakhir pada 31 Mei Mendatang (Yoa)
![Penyuluh Keluarga Berencana saat melakukan pendataan di Rumah Dinas Walikota Sawahlunto, Deri Asta. Kamis, (31/3). [foto : Scientia/Yoa]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/26b590b6-2e88-46f1-88f1-e0ac46a41ba5.jpg)
Tinggalkan Balasan